Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Tadulako menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEKS) Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unit Pengelola Program Studi (UPPS) sebagai upaya memperkuat implementasi penjaminan mutu pendidikan tinggi secara sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan di lingkungan Universitas Tadulako pada Senin, 2 November 2026.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala LPMPP Universitas Tadulako dan diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Penjaminan Mutu Fakultas/Pascasarjana, perwakilan Gugus Kendali Mutu Program Studi, para Kepala Pusat di lingkungan LPMPP, serta Sekretaris LPMPP Universitas Tadulako.
Penyelenggaraan BIMTEKS ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai instrumen strategis dalam memastikan ketercapaian standar pendidikan tinggi dan peningkatan mutu penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi. Terlebih dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, perguruan tinggi dituntut untuk terus menyelaraskan kebijakan, standar, dan mekanisme implementasi SPMI dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Dalam arahannya pada pembukaan kegiatan, Kepala LPMPP Universitas Tadulako menekankan pentingnya komitmen seluruh pimpinan UPPS dan pengelola penjaminan mutu untuk memastikan bahwa SPMI tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kelengkapan dokumen administratif, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam tata kelola akademik dan nonakademik. Dokumen SPMI harus menjadi pedoman operasional dalam mengendalikan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi pada setiap unit kerja.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman dan keterampilan teknis mengenai penyusunan dokumen SPMI UPPS, termasuk penjabaran kebijakan dan standar SPMI Universitas Tadulako ke dalam konteks pengelolaan fakultas, Pascasarjana, dan program studi. Pembahasan juga diarahkan pada penguatan implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai inti dari sistem penjaminan mutu internal.
Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian dalam BIMTEKS ini adalah keterpaduan antara dokumen SPMI universitas, UPPS, dan program studi. Keselarasan tersebut diperlukan agar pelaksanaan penjaminan mutu memiliki arah, standar, indikator, mekanisme evaluasi, serta bukti implementasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, implementasi SPMI juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi nasional maupun internasional.
Keterlibatan unsur pimpinan bidang akademik, pengelola penjaminan mutu fakultas, dan perwakilan Gugus Kendali Mutu Program Studi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membangun kesamaan persepsi mengenai tanggung jawab penjaminan mutu pada setiap jenjang organisasi. Sinergi antara LPMPP dan seluruh UPPS menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem penjaminan mutu yang efektif, konsisten, dan berorientasi pada peningkatan kinerja institusi.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, setiap UPPS diharapkan dapat menyusun, menyesuaikan, dan menyempurnakan dokumen SPMI berdasarkan perangkat SPMI Universitas Tadulako Tahun 2026, serta mengintegrasikan implementasinya ke dalam mekanisme tata kelola dan evaluasi kinerja unit. LPMPP juga akan terus mendorong penguatan pendampingan, monitoring, dan evaluasi untuk memastikan bahwa seluruh perangkat SPMI dapat diimplementasikan secara efektif.
Melalui penyelenggaraan BIMTEKS ini, Universitas Tadulako menegaskan komitmennya untuk membangun budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar dan persyaratan akreditasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, efektivitas tata kelola, serta keberlanjutan pengembangan institusi.







