Penerapan Kurikulum Berbasis Luaran atau Outcome-Based Education (OBE) terus menjadi fokus utama Universitas Tadulako (Untad) dalam mencetak lulusan yang kompetitif. Guna memastikan implementasi tersebut berjalan optimal, Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (PPKP) di bawah naungan LPMPP Untad menggelar “Workshop Evaluasi Kurikulum OBE 2025”.

Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untad. Mengusung konsep blended learning, acara ini mempertemukan para peserta secara luring di lokasi, sementara narasumber utama hadir secara daring melalui Zoom Workspace.

Agenda dibuka secara resmi oleh Sekretaris LPMPP Untad, Prof. Dr. Ir. Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Amiruddin menegaskan bahwa kurikulum bukanlah dokumen statis, melainkan instrumen dinamis yang harus terus dievaluasi.
“Evaluasi kurikulum OBE ini krusial untuk memastikan bahwa Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) kita benar-benar terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia industri maupun standar internasional saat ini,” ujar Prof. Amiruddin di hadapan para peserta yang terdiri dari tim pengembang kurikulum prodi.
Untuk membedah teknis evaluasi tersebut, PPKP menghadirkan narasumber nasional yang kompeten di bidangnya, yakni Prof. Dr. Lia Yuliati, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Sekretaris LPMPP Universitas Negeri Malang (UM).

Meski hadir secara virtual, Prof. Lia memaparkan materi dengan tajam dan interaktif. Ia mengulas mendalam mengenai mekanisme penyusunan instrumen evaluasi OBE yang efektif. Menurutnya, evaluasi tidak hanya berhenti pada nilai akademik mahasiswa, tetapi harus mampu memotret ketercapaian skill dan kompetensi spesifik yang dijanjikan oleh program studi.
Forum diskusi berjalan hangat ketika para peserta berkonsultasi mengenai kendala teknis penyelarasan kurikulum di lapangan. Melalui workshop ini, PPKP LPMPP Untad berharap setiap program studi memiliki peta jalan yang jelas dalam memperbaiki kualitas pembelajarannya, demi mempertahankan dan meningkatkan akreditasi unggul di masa depan.







