Palu – Universitas Tadulako (UNTAD) kembali mencatatkan capaian strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan diperolehnya izin pembukaan program studi spesialis di Fakultas Kedokteran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Izin tersebut mencakup pembukaan tiga program studi spesialis, yaitu Spesialis Bedah, Spesialis Penyakit Dalam, serta Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Persetujuan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri dengan Nomor: 128/B/O/2026 tanggal 9 Februari 2026, yang menjadi dasar hukum resmi penyelenggaraan program studi tersebut di Universitas Tadulako.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr. dr. M. Sabir, M. Si., menyampaikan bahwa diperolehnya izin ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan Fakultas Kedokteran UNTAD, sekaligus sebagai upaya nyata dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan di wilayah Sulawesi Tengah dan kawasan Indonesia Timur.
Program studi spesialis tersebut diharapkan dapat menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, profesional, dan berdaya saing, serta mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan yang masih terbatas, khususnya di daerah.
Selain itu, pembukaan program studi ini juga akan memperkuat kolaborasi antara UNTAD dengan rumah sakit pendidikan dan mitra layanan kesehatan, guna memastikan proses pendidikan klinik berjalan optimal dan sesuai standar.
Dengan adanya izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Universitas Tadulako menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Diharapkan, program studi spesialis ini dapat segera beroperasi dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.







