Palu – Pusat Layanan Akreditasi (PLA) Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Tadulako (UNTAD) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UNTAD Tahun 2026 pada hari Rabu, 01 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom mulai pukul 11.00 WITA hingga selesai.
FGD ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan perangkat SPMI yang selaras dengan regulasi terbaru, yaitu Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Penyusunan perangkat ini diharapkan mampu memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu internal di lingkungan UNTAD, serta mendukung peningkatan mutu akademik dan tata kelola program studi secara berkelanjutan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Layanan Akreditasi LPMPP UNTAD, Drs. Syamsu, M. Si., yang juga bertindak sebagai narasumber utama dalam FGD tersebut. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penyesuaian perangkat SPMI dengan kebijakan terbaru agar implementasi mutu di tingkat universitas dan program studi semakin terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
FGD ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Pusat Penjaminan Mutu di tingkat UPPS, para pengelola Gugus Kendali Mutu (GKM) Program Studi di lingkungan UNTAD, serta Kepala Pusat dan dosen fungsional di lingkungan LPMPP. Partisipasi aktif dari seluruh peserta diharapkan dapat menghasilkan perangkat SPMI yang komprehensif dan implementatif.
Rekomendasi dan Kesepakatan Hasil FGD
Sebagai hasil dari diskusi yang berlangsung, peserta FGD menyepakati sejumlah rekomendasi strategis terkait pengembangan perangkat SPMI UNTAD Tahun 2026, yaitu:
- Penguatan Standar Nasional Pendidikan (SNP)
Disepakati untuk melakukan penyempurnaan dan pengembangan standar pada bidang pendidikan yang mencakup: standar kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, penilaian, dosen dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan, dengan penekanan pada implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan MBKM. - Pengembangan Standar Penelitian
Peserta FGD menyepakati penguatan standar penelitian yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga luaran penelitian, dengan fokus pada peningkatan publikasi bereputasi internasional, hilirisasi riset, serta kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional. - Pengembangan Standar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
Standar PkM akan dikembangkan untuk memastikan kegiatan pengabdian berdampak nyata bagi masyarakat, terintegrasi dengan hasil penelitian, serta melibatkan mahasiswa dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). - Pengembangan Standar Tambahan (di luar SNDIKTI)
Selain standar nasional, disepakati pula penyusunan standar tambahan yang menjadi kekhasan UNTAD, antara lain:- Standar internasionalisasi
- Standar kerja sama dan kemitraan
- Standar sistem informasi dan pemutakhiran data PDDikti
- Standar tracer study
- Standar kampus ramah lingkungan
- Standar tata pamong, tata kelola, dan penjaminan mutu
- Integrasi dan Digitalisasi Perangkat SPMI
Seluruh standar yang disusun akan diintegrasikan dalam sistem informasi mutu berbasis digital untuk mendukung monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara real-time.
Melalui kesepakatan ini, LPMPP UNTAD berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu dan memastikan bahwa setiap unit kerja mampu mengimplementasikan SPMI secara optimal, sejalan dengan tuntutan akreditasi nasional maupun internasional.







