Membangun budaya mutu, melalui penguatan sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi menjadi tanggung jawab bersama. LPPMP Universitas Tadulako terus bekerja keras meningkatkan mutu perguruan tinggi agar menghasilkan kualitas perguruan tinggi yang dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Nomor 0482/E2/PJ/2021 tanggal 3 Februari 2021, Universitas Tadulako berhasil lolos bersama 54 perguruan tinggi lain pada program hibah pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal dari Kemendikbud.
Drs. Syamsu, M. Si, Koordinator Pusat Layanan Akreditasi dan SPMI membenarkan bahwa UNTAD lolos untuk menjadi calon penerima Hibah Bantuan pengembangan SPMI tahun 2021.
“Hibah ini dialokasikan guna peningkatan implementasi sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi dan implementasi siklus Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan (PPEPP) pada program studi sasaran yang diusulkan,” tuturnya, Kamis (4/2).
“UNTAD lolos sebagai calon penerima hibah SPMI tahun 2021 dengan sepuluh program studi yang diusulkan, yaitu: S1 Teknik Informatika, S1 Teknik Geologi, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, S1 Teknik Sipil PSDKU Morowali, S1 Teknik Sipil PSDKU Touna, S1 Agroteknologi PSDKU Touna, S1 Manajemen PSDKU Touna, S1 Teknik Geofisika, S2 Pendidikan Sejarah, dan Profesi PPG”, paparnya.
Ia berharap hibah bantuan pengembangan SPMI dari Kemendikbud ini dapat bermanfaat dalam upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi, khususnya pada 10 program studi sasaran.
“Semoga ke depannya UNTAD semakin baik dilihat dari sisi kualitas dan semakin diterima masyarakat luas,” tutupnya.







