Setelah pada tahun 2018 Universitas Tadulako (UNTAD) memperoleh predikat B untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dari BAN-PT, pada awal tahun 2019 ini UNTAD kembali mendorong program studi-program studi (Prodi) untuk meningkatkan peringkat akreditasinya. Dari 76 prodi yang ada di UNTAD, 56 diantaranya telah memperoleh peringkat Akreditasi B dari BAN-PT. Oleh karena itu, pada tahun ini ditargetkan 13 Prodi yang diusulkan akreditasi ke BAN-PT, termasuk 4 program studi usulan akreditasi pertama memperoleh peringkat akreditasi A atau B.
Untuk mencapai peringkat akreditasi yang lebih baik, masing-masing prodi telah membentuk tim akreditasi prodi untuk mempersiapkan Borang Akreditasi serta dokumen-dokumen pendukungnya. Rektor UNTAD Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP menugaskan Tim Pusat Layanan Akreditasi dan SPMI untuk memberikan pendampingan bagi prodi-prodi tersebut. Hal ini guna mengatasi berbagai permasalahan dan kendala yang dialami oleh masing-masing prodi.
Guna mensukseskan pelaksanaan visitasi akreditasi prodi, Puslak-SPMI melaksanakan pendampingan persiapan visitasi program studi S3 Pendidikan Sains dan S3 Ilmu-ilmu Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2019 untuk Pendidikan Sains dan 8 Agustus 2019 untuk Ilmu-Ilmu Sosial di Ruang Rapat Pimpinan Pascasarjana Kampus Bumi Tadulako Tondo, Palu.
Drs. Syamsu, M. Si. menyatakan akreditasi prodi adalah tugas seluruh dosen dan bukan hanya tanggungjawab koordinator prodi, oleh karena itu diperlukan tim kerja yang solid dan yang terpenting adalah ketersediaan dokumen yang lengkap. Dihadapan tim kedua program studi dan pimpinan pascasarjana Syamsu memaparkan pedoman asesmen lapangan bagi asesor mulai dari prosedur, pelaksanaan, sampai pada pelaporan hasil asesmen lapangan, dan rambu-rambu wawancara dengan dosen, pimpinan program studi/pascasarjana dan mahasiswa.
Sekretaris Puslak-SPMI LPPMP Dr. I Wayan Sudarsana, M. Si. menyatakan pendampingan akreditasi yang dilakukan tim, secara formal mendatangi prodi-prodi dengan melihat langsung persiapan khususnya dokumen borang, pendampingan juga dilakukan dengan cara konsultasi, baik secara langsung maupun menggunakan media komunikasi. Kegiatan konsultasi ini sering dimanfaatkan oleh koordinator prodi/anggota tim akreditasi prodi diberbagai kesempatan karena tidak dibatasi waktu oleh Tim. Hal ini bertujuan agar prodi dapat segera menyelesaikan dokumen-dokumen pendukungnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Syamsul Bachri, M.Si., Sekretaris Dewan Pertimbangan Dr. Nawawi Natsir, M.Si., Ketua Unit Penjaminan Mutu Pascasarjana Dr. Muhammad Nawawi, M.Si. Koordinator Program Studi Pendidikan Sains Prof. Drs. Daud K Walanda, Ph. D dan Koordinator Program Studi Ilmu-ilmu Sosial Dr. Hasbullah, M.Si., Ketua Tim Penyusun Borang dan perwakilan dosen kedua program studi.







