Palu, 21 Juli 2025 – Universitas Tadulako kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan Pelatihan Applied Approach (AA) bagi dosen. Kegiatan yang berlangsung mulai hari ini hingga Jumat (25/7) tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Ruang Senat FKIP UNTAD., Lantai 2.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (PKPP) di bawah koordinasi Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Tadulako. Kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan kompetensi para dosen, khususnya dalam bidang penjaminan mutu pembelajaran.
Acara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas dosen dalam menghadapi tuntutan kualitas pendidikan tinggi yang terus berkembang. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas tenaga pendidik di Universitas Tadulako sebagai bagian dari upaya strategis menuju keunggulan akademik. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan kampus,” ujar Rektor.
Selama lima hari pelatihan, peserta akan mengikuti berbagai sesi komprehensif, mulai dari workshop interaktif, diskusi kelompok, hingga praktik teknis yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dalam teknik pengukuran, evaluasi pembelajaran, serta implementasi asesmen berkelanjutan. Materi yang disampaikan antara lain mencakup praktik-praktik terbaik dalam evaluasi akademik dan strategi penerapan hasil asesmen guna mendorong peningkatan mutu secara sistematis.
Melalui pelatihan ini, para dosen diharapkan dapat mengintegrasikan kompetensi yang diperoleh ke dalam proses pembelajaran dan penjaminan mutu di masing-masing program studi. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari langkah strategis Universitas Tadulako untuk terus beradaptasi dan berinovasi menghadapi dinamika dunia pendidikan.
Pelatihan Applied Approach ini menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam mewujudkan visi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem akademik dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Ky)







