Palu – Pusat Pembelajaran Mata Kuliah Dasar dan Wajib Universitas (PPMKDWU) Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Tadulako menggelar Workshop Harmonisasi Bahan Ajar Mata Kuliah MKDWU pada 13–14 Agustus 2025 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAD. Kegiatan ini menghadirkan dosen senior perwakilan dari 12 mata kuliah MKDWU yang menjadi pilar utama kurikulum universitas.
Workshop ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan materi, metode pembelajaran, serta asesmen pada Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKDW), Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU), dan Mata Kuliah Sains Dasar (MKSD). Tujuannya adalah menyatukan persepsi, memperkuat sinergi antar dosen pengampu, serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang koheren di lingkungan Universitas Tadulako. Salah satu capaian penting kegiatan ini adalah tersusunnya sekaligus terdigitalisasikannya RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan modul ajar untuk 12 mata kuliah tersebut.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala PPMKDWU, Dr. Iqbal, S.Si., M.Si., yang menekankan pentingnya tata kelola bahan ajar yang terstandarisasi. Selanjutnya, Kepala Lembaga Penaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNTAD, Prof. Ir. Darmawati Darwis, S.Si., M. Si., Ph. D., secara resmi membuka kegiatan. Pada hari pertama, peserta mengikuti paparan kebijakan dan format penyusunan bahan ajar oleh Kepala PPMKDWU, dilanjutkan sesi Pembelajaran Bersama oleh narasumber: Prof. Dr. Nurhayati, S.Ag., M.Pd.I (MKDW – Pendidikan Agama), Dr. Juliana Kadang, S.E., M.M., dan Drs. Abdullah, M.T. (MKWU), serta Prof. Dr. I Wayan Sudarsana, S.Si., M.Si. (MKSD).
Hari kedua diisi dengan sidang pleno presentasi hasil kerja tim untuk seluruh mata kuliah, meliputi MKDW: Pendidikan Agama (Islam, Katolik, Kristen, Hindu), Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia; MKWU: Kelestarian Lingkungan Hidup, Pendidikan Karakter dan Anti Korupsi, Bahasa Inggris, Kewirausahaan; serta MKSD: Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.
Workshop ditutup dengan pernyataan komitmen bersama untuk menerapkan hasil harmonisasi bahan ajar dalam perkuliahan di semua program studi. Kepala PPMKDWU, Dr. Iqbal, S.Si., M.Si., secara resmi menutup kegiatan dengan harapan bahan ajar yang terstandar dan terdigitalisasi ini dapat memperkuat kualitas pembelajaran, mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan abad 21, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih berkualitas di Universitas Tadulako.







