Palu – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Tadulako sukses menyelenggarakan Workshop Smart Education bertajuk “Nextgen Learning Challenge: Education for Action”, yang berlangsung pada 7–8 Agustus 2025 di Hotel Helsinki Palu.
Acara ini dihadiri Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., Kepala LPMPP Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., dan Sekretaris LPMPP Prof. Dr. Ir. Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini diikuti 68 peserta, terdiri atas 50 dosen Untad dan 18 guru dari berbagai sekolah di Kota Palu.
Ketua panitia, Dr. Andi Saifah, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Kom., menyampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah memperkuat wawasan dan keterampilan para pendidik dalam memanfaatkan aplikasi Smart Edu. Ia menambahkan, hasil yang diharapkan adalah terciptanya media pembelajaran berbasis AI, disertai evaluasi dan pemantauan selama tiga bulan untuk menilai efektivitas penerapannya.
Dalam sambutannya, Rektor Untad menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus direspon dengan kesiapan adaptasi dari seluruh pendidik. Ia mengingatkan, dosen dan guru wajib mengembangkan diri agar selaras dengan perkembangan pembelajaran digital, namun tetap menjaga nilai-nilai luhur profesi pendidik. Selain itu, Prof. Amar juga menyoroti pentingnya soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan interpersonal sebagai pendukung keberhasilan pengajaran di era digital.
Workshop ini dirancang interaktif dengan porsi praktik yang dominan, memberi kesempatan peserta untuk berdiskusi, mencoba langsung fitur-fitur Smart Edu, dan mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran. LPMPP Untad berharap, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada aksi nyata menghadapi tantangan masa depan.







