Estafet transformasi digital di lingkungan Universitas Tadulako (Untad) terus bergulir. Setelah sukses membekali para Guru Besar, Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Untad kini beralih fokus pada talenta-talenta penerus kampus melalui pelatihan “Inovasi Pembelajaran Perguruan Tinggi dengan Gen AI (Future Skill)”.
Kegiatan yang menyasar secara spesifik para dosen muda ini dilaksanakan dalam dua sesi terpisah, yakni pada tanggal 14 dan 17 November 2025, bertempat di Ruang Senat Fakultas Teknik Untad.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris LPMPP Untad, Prof. Dr. Ir. Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Amiruddin menegaskan peran vital dosen muda sebagai ujung tombak inovasi universitas. Menurutnya, penguasaan Artificial Intelligence (AI) bagi dosen muda bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan future skill yang wajib dimiliki untuk menghadapi mahasiswa yang semakin kritis dan melek teknologi.

“Dosen muda adalah investasi jangka panjang universitas. Dengan menguasai Gen-AI, kita berharap metode pengajaran di Untad tidak hanya relevan dengan zaman, tapi juga mampu memicu daya kritis mahasiswa,” ujar Prof. Amiruddin di hadapan para peserta.
Untuk menularkan kompetensi tersebut, panitia kembali menghadirkan narasumber ahli, Surya Putra Sarungu, S.Kom. Materi yang dibawakan disesuaikan dengan karakteristik dosen muda yang dinamis. Surya tidak hanya memaparkan teori, namun mengajak peserta langsung mempraktikkan pemanfaatan Generative AI untuk efisiensi tridharma perguruan tinggi.
Mulai dari perancangan kurikulum yang adaptif, pembuatan materi ajar visual yang menarik, hingga pemanfaatan AI untuk akselerasi riset dan publikasi ilmiah, semua dikupas tuntas. Antusiasme para dosen muda terlihat jelas dari interaksi dua arah yang hidup selama sesi pelatihan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, LPMPP Untad berharap dapat mencetak generasi pengajar yang tidak gagap teknologi, melainkan mampu menjadikan AI sebagai katalisator untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah menuju standar global.







